… MENCINTAI DENGAN SEMPURNA …

1297271978

Ada sebuah kisah yang insya Allah inspiratif tentang sepasang kekasih yang saling mencintai yang pada akhirnya cinta itu menjadi indah ketika mereka berkomitmen untuk menikah menjalani gelombang kehidupan bersama-sama walau badai senantiasa menerpa, tapi cinta mereka berdua tidak pernah goyah.

Si pemuda mempunyai kekasih yang cantik jelita, kecantikannya tak bisa dilukiskan oleh kata-kata, selain cantik si istri juga termasuk wanita solehah. Dia sangat rajin beribadah dan patuh kepada suaminya namun, bukan kecantikannya yang membuat si pemuda mencintai istrinya tetapi cinta karena Allah menjadi tujuannya.

Pada suatu hari si suami berpamitan kepada Istrinya untuk berdagang keluar kota selama beberapa hari. Si suami berjanji akan pulang secepatnya jika semua urusannya berjalan dengan lancar.

Selama kepergian suaminya, tersebarlah wabah penyakit menular di daerah tempat tinggal mereka berdua sehingga sang istri pun terkena penyakit menular itu, wajah sang istri yang dahulu cantik jelita, kini berubah menjadi wanita yang buruk rupa.

Sang suami yang sedang berdagang keluar kota belum mengetahui apa yang diderita oleh istrinya. Malang bagi sang suami, dalam perjalanannya menuju rumah, dia mengalami kecelakaan yang membuatnya tidak bisa melihat seperti sedia kala.

Hari pun berganti hari dan bulan pun silih berganti. Sang istri yang dulu amat cantik bak bidadari kini menjadi wanita yang jelek dan menyeramkan, tapi semua itu tidak berarti apa-apa. karena sang suami buta dan tidak bisa melihat wajahnya. Cinta dan kasih sayang mereka semakin hari semakin kuat, tidak ada seorang pun yang bisa memisahkan mereka.

Ketika usia sang istri sudah mencapai 45 tahun tibalah saatnya sang suami berpisah dengan istrinya. Sang istri telah tiba ajalnya dan akan menghadap Tuhannya. Sang suami adalah orang yang paling terakhir pulang dari pemakaman istrinya, ketika Dia hendak kembali kerumahnya datanglah seorang anak muda menghampirinya dan menyapa,

“Pak, bapak mau kemana?” kata anak muda
“Saya mau pulang ke rumah nak”. jawab sang suami

“loh bukannya bapak buta, dan tak bisa melihat dan tiap hari saya melihat bapak terus bergandengan dengan istri bapak ke mana pun berada” kata anak muda

“Anak muda, perlu kamu ketahui, bahwa selama 25 tahun ini sebenarnya saya tidak buta, tapi hanya berpura-pura saja, semua itu saya lakukan agar tidak ada air mata kesedihan dan rasa tidak enak hati dalam diri istri saya, saya tahu wajah istri saya sudah berubah menjadi sangat menakutkan, tapi itu tidak menjadi masalah bagi saya karena saya begitu mencintainya, cinta yang sederhana, cinta apa adanya dan cinta karena Allah SWT semata.”

Sahabat …

… Apa pun yang terjadi dalam kisah cintamu, ketika kamu sudah memilih seseorang untuk menjadi pendamping dalam hidupmu, terimalah dia apa adanya, dan ingatkanlah dia jika salah ataupun lupa, karena dalam setiap percintaan kita tidak bisa menjadi yang sempurna, tapi kita selalu bisa mencintai dengan cara yang paling sempurna …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s